Friday, January 15, 2016

RUMAH KEMASAN BANDUNG : Solusi Untuk Pengusaha Kecil Menengah




Rumah Kemasan Bandung terbentuk dari latar belakang usaha kecil menengah yang ada di Indonesia. Menurut Direktur Rumah Kemasan Bandung, Mohamad Firsan, bagi hampir 56 juta lebih, atau sekitar 98% lebih dari total pengusaha yang ada di Indonesia adalah pengusaha kecil menengah, sehingga pembuatan kemasan merupakan potensi yang besar. Pelaku usaha kecil menengah tentu butuh desain kemasan. Dan mereka kesulitan mendapatkannya terutama di daerah Indonesia bagian timur. Peluang ini pun diambil Firsan, yang di tahun 2007 pernah menjadi karyawan di sebuah packing house milik pemerintah. Akhirnya, Firsan mendirikan sendiri sebuah perusahaan dengan nama Sanpack tahun 2012. Barulah awal 2013 namanya berubah menjadi Rumah Kemasan Bandung, sekaligus dibuatkan aspek legalnya berbentuk CV.

Firsan bersama dua rekannya, Untung Waksan dan Ridha Rifandi sekarang telah memiliki studio design, workshop produksi cetak, dan workshopproduksi kemasan yang masing-masing berada di tempat yang berbeda di Bandung. Mereka juga menerima pembuatan media promosi, foto produk, pembuatan website atau blog, hingga keperluan peralatan produksi kemasan seperti mesin-mesin dan pendukungnya. Lewat www.rumahkemasanbandung.com, Rumah Kemasan Bandung juga bekerja sama dengan pemerintahan melalui Pelatihan Kemasan, motivasi usaha melalui kemasan, fasilitasi desain dan kemasan untuk UKM, hingga praktik membuat berbagai kemasan. Kelebihan di Rumah Kemasan Bandung adalah membuat kemasan gabungan antara plastik dan metalize yang diberi nama papermetal.

Mohamad Firsan

Tahun 2013 lalu Rumah Kemasan Bandung mulai mengembangkan produk papermetal, kemasan kombinasi kertas dan bahan metalis. Papermetal adalah kemasan berbahan kertas yang bagian dalamnya di-coating dengan alumunium foil atau metalis. Sedangkan bagian luarnya diberi lapisan plastik laminasi agar cetakannya bisa tahan lebih lama. Menurut Firsan, pengerjaan dari desain sampai produksi, butuh waktu 1 sampai 2 hari untuk pembuatan label stiker cetak digital, untuk kemasan bahan kertas dengan cetak offset perlu waktu 3 sampai 6 hari, sedangkan kemasan papermetal biasanya memakan waktu hingga 3 minggu.



Minimum order kemasan di Rumah Kemasan Bandung bergantung dari bahan dan proses cetaknya. Biasanya 1000 pieces untuk menggunakan mesin cetak offset dan tanpa minimal order untuk yang menggunakan mesin cetak digital. Adapun kemasan siap pakai mulai dari 100 pieces. Biaya pembuatan kemasan sendiri tergantung dari bahan, ukuran, proses cetak dan finishing.

Kontak :

CV. RUMAH KEMASAN BANDUNG
Design Studio dan Konsultasi:
Jl. Cimanuk No. 5A Lt. 2 Bandung - Jawa Barat
Tel. 022 - 6167 5678 [ No SMS ]


reff : http://indonesiaenterpreneur.blogspot.com/2015/05/rumah-kemasan-bandung-solusi-untuk.html
Read More

RYAN OGILVY : MAKE UP ARTIST LANGGANAN PARA SELEBRITIS




Tak ada keinginan yang tak terwujud tanpa sebuah kerja keras. Hal itulah yang dibuktikan Ryan Ogilvy, sebagai make up artist. Hasil polesan tangan Ryan sudah diakui berbagai kalangan termasuk para selebritis. Tak heran bila akhirnya ia menjadi salah satu penata rias profesional yang jadwalnya cukup padat. Namun, siapa mengira cerita di balik sukses Ryan terbilang berliku. Dulu, saat masih tinggal di Pontianak, Kalimantan Barat, keluarganya boleh dikatakan sangat sederhana, bahkan tidak mempunyai televisi. Jadi hiburannya hanyalah tabloid dan majalah. Entah mengapa, Ryan mengaku sangat tertarik dengan majalah wanita, terutama bagian cover-nya. Sejak itu, ia berpikir ingin bisa bekerja di media dan melihat proses pembuatan sebuah cover majalah.


Rasa tertarik akan hal tersebut lantas membawa Ryan meriset pekerjaan di balik semua itu. Termasuk cara bertahan hidup jika dirinya hijrah ke Jakarta. Yang ia ketahui, orang yang bekerja untuk membuat covermajalah pasti profesinya stylist, make up artist, fotografer, dan model. Dan demi tujuannya tercapai, saat kelas 2 SMA ia mencoba mengikuti pemilihan coverboy sebuah majalah remaja. Singkat cerita, ia pun lolos bahkan terpilih sebagai terfavorit. Puas menang, Ryan kembali ke Pontianak. Tapi, suatu hari ia kesengsem dengan ponsel baru milik temannya. Karena ingin memiliki ponsel serupa, Ryan pun nekat datang lagi ke Jakarta untuk bekerja dengan hanya berbekal uang Rp 500.000. Tentu saja keputusannya itu ditentang keluarganya. Namun, Ryan yang mengaku nilai akademisnya merosot tajam lantaran mengejar mimpinya ini, tetap nekat berangkat.

Di Jakarta, ia menyewa kamar kos. Saat di tempat kosnya itu, ia sering melihat artis Krisdayanti dan Inul Daratista sedang berbelanja di butik desainer yang letaknya tak jauh dari kos. Ryan yang butuh uang pun coba-coba melamar kerja di sana. Ia lalu belajar menjahit, memayet, mengukur busana klien, termasuk para artis papan atas. Namun, satu tanya terbersit di benaknya, mengapa para artis perempuan yang sering ditemuinya, meski sudah cantik tapi harus memakai make up yang begitu tebal ? Dari situlah, Ryan mulai berpikir untuk menjadi seorang make up artist agar bisa memoles sempurna wajah perempuan, tapi terlihat natural. Ryan menyebutnya, flawless.


Ryan pun mengikuti kursus tata rias di tahun 2005. Di sela-sela kursus, ia bekerja di sebuah perusahaan kosmetik dari Australia. Beruntung, ia sempat dikirim ke Hongkong untuk mendalami bidang tersebut selama 3 bulan. Kembali ke Jakarta, Ryan lalu bergabung di sebuah majalah remaja. Ternyata hasil riasannya disukai. Malah langsung dipercaya untuk terlibat pemotretan cover. Artis pertama yang ia dandani saat itu adalah Sigi Wimala. Di media tersebut Ryan bekerja selama 2 tahun.
Suatu hari, Ryan mendapat kesempatan memoles wajah aktris idolanya, Dian Sastrowardoyo. Lantaran merasa cocok, Dian pun meminta Ryan untuk mengikuti proses shooting film yang tengah dilakoninya saat itu. Tanpa pikir panjang, Ryan langsung menerima tanpa memikirkan soal berapa bayarannya. Saat itu ia hanya percaya, kalau ingin fokus pada satu hal jangan berharap lebih, cukup jalani dengan ikhlas hingga nanti pasti ada hal baik yang datang dengan sendirinya. Berikutnya, Ryan pun mulai banyak bekerja sama dengan artis lain seperti Sandra Dewi, Acha Septriasa, Shireen Sungkar, dan Shandy Aulia untuk pemotretan mereka. Ada juga yang mengajaknya bekerja sama untuk menggarap iklan. Bagi Ryan, Dian Sastrowardoyo dan Sandra Dewi adalah orang yang sangat berjasa untuk membuka jalan profesinya sekarang ini.


Saat bekerja di majalah memang membuat link Ryan semakin terbuka lebar. Namun, karena ingin mandiri, Ryan lalu membuat portfolio hasil riasannya di sebuah website. Dan kini Ryan mengaku permintaan untuk menjadi make up artistsemakin banyak. Bahkan ia sudah mendapat bayaran 10 kali lipat dari honornya saat pertama kali. Bila mengingat lagi perjalanan kariernya, dulu ia memang sempat berdoa agar Tuhan memberikannya satu klien selebritis terkenal, dan ternyata Tuhan memberikannya lebih. Ryan pun bersyukur dengan pencapaiannya saat ini. Dan ia juga tidak risau dengan adanya orang yang berprofesi serupa dengan dirinya. Ia sama sekali tidak memikirkan soal kompetisi. Karena percaya Tuhan sudah menempatkan rezeki masing-masing sesuai dengan porsinya. Yang penting, profesi ini harus ia jalani dengan cinta, bukan melulu karena uang.


contact@ryan-ogilvy.com

+62 816 135 2716

+62 877 803 14279





reff : http://indonesiaenterpreneur.blogspot.com/2015/09/ryan-ogilvy-make-up-artist-langganan.html
Read More

ROZA RIANITA NURSETIA, Pemilik Bisnis Jasa Pelatihan Kreasi Jilbab




Bagi Roza Rianita Nursetia, yang akrab disapa Ocha, berkreasi dengan kerudung atau jilbab sudah menjadi keahliannya sejak tahun 2009. Berawal dari hobinya membuat foto tutorial jilbab yang ia unggah ke akun media sosial miliknya, ia mendapat respons positif dari banyak orang yang melihatnya. Selanjutnya, Ocha pun menerbitkan sejumlah buku. Buku pertama ia tulis di tahun 2011. Sampai sekarang, ia sudah menerbitkan tiga buah buku.

Ocha pun juga kerap dipanggil sekelompok wanita di beberapa pengajian atau arisan, untuk mengajari cara berjilbab yang cantik dan gaya. Hampir setiap minggu permintaan itu selalu datang. Untuk mendapatkan pelatihan berkreasi dengan jilbab dari Ocha, minimal harus diikuti oleh 10 peserta. Ocha pun sudah memiliki sejumlah paket yang ditawarkan untuk diikuti oleh para anggota pelatihan. Ada paket seharga Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribu. Untuk paket Rp 50 ribu, peserta hanya akan mendapatkan buku saja. Lalu untuk paket Rp 80 ribu peserta akan mendapatkan buku dan kerudung. Sementara paket yang komplit adalah yang seharga Rp 200 ribu, di mana peserta akan mendapatkan buku, kerudung, dan juga aksesori.

Pelatihan yang diberikan pun bervariasi, tergantung dari lamanya pelatihan, sampai gaya dan tingkat kesulitannya. Biasanya untuk waktu 2 jam bisa mendapatkan 6-8 gaya kreasi jilbab dan untuk yang 3 jam, bisa sampai mendapatkan 12 kreasi jilbab. Semuanya tergantung permintaan dan karakter peserta pelatihan, misalnya ada yang minta diajarkan kreasi jilbab sampai menutup dada, atau ada juga yang minta diajarkan berkreasi dengan turban.

Menurut Ocha, melakoni bisnis jasa pelatihan jilbab ini amat menarik dan menyenangkan, serta memiliki tantangan tersendiri. Dengan hanya bermodalkan uang yang tak lebih dari Rp 300 ribu, kini Ocha bisa menghasilkan Rp 8 juta per minggu berkat kreativitasnya. Kunci kesuksesan bisnis ini memang terletak pada kreatifitas dan inovatif yang terus menerus. Jadi mampu menciptakan berbagai gaya yang mudah dan dapat diikuti oleh semua peserta pelatihan.

Dijelaskan oleh Ocha, wanita berjilbab yang menjadi pelanggan Studio Kreasi miliknya yang terletak di kawasan Bintaro Sektor V, Tangerang Selatan, Banten ini rata-rata umurnya 30 tahun ke atas, yang tergabung dalam sebuah kelompok arisan ataupun pengajian dan selalu ingin tampil modis namun praktis. Jadi, setiap hari Ocha harus selalu mencoba mengeksplorasi gaya yang berbeda. Setiap menemukan kreasi jilbab baru, ia akan memfotonya agar tidak mudah lupa.

Kini, pelatihan Studio Kreasi milik Ocha sudah berkembang pesat. Bahkan ia juga sudah memiliki dua orang karyawan yang selalu siap terjun ke sejumlah pelatihan dalam kelompok pengajian atau arisan tanpa perlu didampinginya lagi. Ocha hanya cukup menyediakan buku, kerudung, dan aksesorisnya saja.

Tak hanya seputar wilayah DKI Jakarta saja yang sudah Ocha jelajahi untuk memberikan pelatihan gaya berkerudung, ia pun juga pernah bertandang ke beberapa kota lain, di antaranya Bandung, Jawa Barat. Selain memberikan pelatihan ke beberapa kelompok pengajian dan arisan, Ocha pun juga sudah menyiapkan cabang Studio Kreasi miliknya di kawasan Pondok Ranji, Jakarta Selatan.

Ke depan, rencana jangka panjangnya untuk bisnis jasa pelatihan kreasi jilbab ini, ia ingin terus berinovasi dan menjawab kebutuhan para pelanggannya yang kebanyakan ibu rumah tangga berjilbab tapi ingin tampil gaya dengan cara yang praktis. Mungkin juga nantinya Ocha akan menciptakan kerudung instan yang praktis tapi modis, hingga mudah dikenakan oleh para ibu rumah tangga itu.

amura courier : layanan jasa kurir untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Cepat, professional, dan bertanggung jawab. Tlp & sms : 085695138867


reff : http://indonesiaenterpreneur.blogspot.com/2013/08/roza-rianita-nursetia-pemilik-bisnis.html
Read More

Gagal jadi karyawan, sukses jadi pengusaha!

Seorang lelaki melamar pekerjaan sebagai office- boy di istana. Staf istana mewawancarai dia dan memberi tugas membersihkan lantai sebagai tesnya. 


"Kamu diterima," katanya. "Berikan alamat e- mailmu dan saya akan mengirim formulir untuk diisi dan pemberitahuan kapan kamu mulai kerja."

Lelaki itu menjawab, "Tapi saya tidak punya komputer, apalagi e-mail."

"Maaf," kata staf itu. "Kalau kamu tidak punya e-mail, berarti kamu tidak hidup dan tidak bisa diterima bekerja."

Lelaki itu pergi dengan harapan kosong. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan hanya dengan sedikit uang di dalam kantongnya. Setelah berpikir panjang, ia memutuskan untuk pergi ke pasar & membeli 10 kg tomat.
Ia menjual tomat itu dari rumah ke rumah (door-to-door).

Kurang dari 2 jam, dia berhasil melipatgandakan modalnya. Dia melakukan pekerjaan ini tiga kali, dan pulang dengan membawa uang yang cukup untuk hidup beberapa hari. Dia pun sadar bahwa dia bisa bertahan hidup dengan cara ini.

Ia mulai pergi bekerja lebih pagi dan pulang lebih larut. Uangnya menjadi lebih banyak 2x sampai 3x lipat tiap hari. Dia pun membeli gerobak, lalu truk, dan akhirnya ia memiliki armada kendaraan pengiriman sendiri.

Lima tahun kemudian, lelaki yang tekun dan pekerja keras itu sudah menjadi salah satu pengusaha makanan terbesar. Ia mulai merencanakan masa depannya bersama keluarga dan memutuskan untuk memiliki asuransi jiwa.

Ia menghubungi broker asuransi. Sang broker pun menanyakan alamat e-mailnya. Lelaki itu menjawab, "Saya tidak punya e-mail."

Sang broker bertanya dengan penasaran,"Ah anda pasti bercanda, mana mungkin anda bisa sesukses ini kalo e-mailpun anda tak punya?". Lelaki itu menjawab, "Ya saya memang tidak pintar, tapi saya telah membangun ini semua dengan impian dan kerja keras".

"Anda tidak punya e-mail, tapi sukses membangun sebuah usaha besar. Bisakah Anda bayangkan, sudah jadi apa Anda kalau punya e-mail?"

Lelaki itu menjawab, "Ya, saya akan menjadi office boy di istana" :)

Sahabat-sahabat terkasih, kisah inspirasi ini mengingatkan kita bahwa jangan pernah jadikan keterbatasan yang orang lain ukurkan kepada anda sebagai suatu tolak ukur keberhasilan hidupmu.

Sukses tidak didapatkan karena kita lebih mengetahui sesuatu daripada orang lain, melainkan karena kita TELAH melakukan sesuatu yang tidak orang lain ketahui.

Masyarakat Balongan ayo mandiri!!!


reff : http://gerakanbalonganmandiri.blogspot.com/2012/09/gagal-jadi-karyawan-sukses-jadi.html
Read More

RUMAH SEHAT CANTIK MUSLIMAH-YOGYAKARTA, Harga Mahasiswa Dengan Pelayanan Istimewa




Bagi kaum muslimah, perawatan tubuh dan kecantikan tentu menjadi keharusan. Setiap jengkal bagian tubuh harus dijaga dan dirawat dengan baik. Berjilbab dan berpakaian tertutup sesuai syariat Islam, bukan halangan untuk tetap mengutamakan perawatan diri dari dalam. Dan saat ini, di berbagai daerah mulai bermunculan salon dan spa yang mengkhususkan diri sebagai spa khusus kaum muslimah.

Di spa atau salon muslimah pelanggan yang berhijab pasti akan merasa lebih nyaman. Selain suasananya lebih Islami, semua aktifitas juga dilakukan secara tertutup dan tidak berbaur dengan lawan jenis.

Salah satu yang sukses menekuni usaha Spa khusus muslimah adalah Nur Fitri Rizky Any, yang membuka RUMAH SEHAT CANTIK MUSLIMAH (RSCM), di Jalan Damai, Kaliurang Km 8,5, Yogyakarta. Wanita yang biasa disapa Kiki ini mendirikan usaha jasa perawatan kecantikan khusus muslimah sejak 2010 bersama empat temannya sesama mahasiswa Universitas Gajah Mada.

Semula, usahanya bukanlah di bidang kecantikan, tapi lebih fokus ke obat-obatan herbal. Ia bersama keempat temannya sempat menjadi distributor obat-obatan berbahan alami yang berpusat di Jakarta. Namun sekian lama menjadi distributor, mereka melihat usaha ini tak memberikan perkembangan yang signifikan. Kemudian, mereka memilih putar haluan mendirikan usaha di bidang kecantikan.

Sebetulnya, mendirikan usaha kecantikan itu berawal dari ketidak sengajaan. Salah seorang temannya, ketika itu ada yang terkilir dan kesulitan untuk mencari terapis perempuan. Kebetulan sang teman memang tidak ingin dipijat oleh lawan jenis, karena merasa kurang nyaman. Dari situlah muncul ide, mengapa tidak mendirikan bidang jasa yang mengkhususkan diri bagi kaum muslimah saja.

Kiki memastikan, yang membutuhkan jasa perawatan khusus wanita tentu tak hanya 1-2 orang saja. Banyak sekali kaum muslimah yang membutuhkan tempat perawatan kecantikan yang bersifat personal, tidak becampur dengan lawan jenis dan sesuai syariat Islam.

Kendati ia dan keempat temannya tak merasa ahli di bidang perawatan kecantikan, bukan halangan untuk mendirikan usaha ini. Ia lalu mencari orang yang ahli di bidangnya untuk dijadikan karyawan. Dan saat ini ia sudah memiliki enam karyawan perempuan yang menangani administrasi sampai ahli kecantikan.

Namun agar tak sekedar menjadi tempat perawatan kecantikan, ia pun tak lupa melengkapinya dengan menyediakan obat-obat herbal apabila dibutuhkan, sesuai dengan bidang usaha yang ditekuni sebelumnya. Mereka memiliki moto holistic health beauty therapy.



Fasilitas yang disediakan di RSCM mulai dari perawatan tambut, tubuh dan wajah secara lengkap. Untuk tiap perawatan dibagi dalam beberapa jenis, sesuai keinginan pelanggan. Tak hanya itu, Kiki juga menggandeng dokter kecantikan, akupunkturis, serta ahli totok wajah apabila ada pelanggan yang membutuhkan. Intinya, mereka mencoba melengkapi apa saja yang dibutuhkan wanita.

Lantaran tempatnya merupakan salon dan spa khusus muslimah, fasilitas yang disediakan tentu harus yang Islami dan halal. Tato alis atau sambung rambut, tentu tidak mereka sediakan, karena itu bertentangan dengan syariat Islam.

Oleh karena RSCM menjual jasa khusus bagi kaum muslimah, tentu harus ada pembeda dengan salon dan spa pada umumnya. Yang pasti, area perawatan ada di ruangan yang sifatnya sangat steril, di mana yang boleh masuk ke ruangan itu hanya kaum Hawa saja. Jadi pelanggan yang datang ke sana benar-benar dibuat senyaman mungkin dan tidak canggung.



Soal harga, RSCM cukup bersahabat dibanding salon atau spa sejenis yang berada di mal atau tempat umum lain. Kiki sengaja mematok harga rendah sebab salon dan spa RSCM berada di lingkungan kampus atau dekat dengan komunitas mahasiswa. Namun meski harganya murah, tapi mereka tetap memberi pelayanan yang istimewa. Bahkan ada pula diskon khusus bagi para pelanggan RSCM yang memiliki kartu member.

Meski sudah jelas-jelas untuk muslimah, pada kenyataannya banyak juga wanita non muslim yang datang ke RSCM. Saat ini RSCM sudah bisa diwaralaba, dan telah memiliki tiga cabang. Dua di Yogyakarta dan satu di Purwokerto. Kiki pun masih membuka peluang bagi siapa saja yang ingin menjadi mitra kerja dari berbagai daerah.
______________
amura courier
: layanan jasa kurir untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Cepat, professional, dan bertanggung jawab. Tlp & sms : 085695138867


reff : http://indonesiaenterpreneur.blogspot.com/2013/07/rumah-sehat-cantik-muslimah-yogyakarta.html
Read More